Terimakasih Astra Sudah Menjadi Sahabat Kami Sejak Dulu

 

 

IMG_20171228_110907
Menuju Ibukota Kabupaten Humbanghasundutan

 

Satu tahun yang lalu tepatnya bulan Desember 2016 aku memutuskan untuk memberanikan diri membeli sebuah sepeda motor Honda Beat. Lha? Mengapa memberanikan diri? Iya karena ketika aku membeli motor tersebut aku tidak bisa mengendarai sepeda motor. Tombol staternya saja aku tidak tahu dimana. Apalagi mengendarainya. Keputusan untuk membeli motor itu sudah kupikirkan berbulan bulan lamanya. Pasalnya aku diterima bekerja di Kementerian Desa dan Transmigrasi sebagai Pendamping Desa yang mengharuskan aku bekerja di kampung halaman dan ditugaskan di beberapa desa yang tidak dilalui angkutan umum. Aku bisa saja sebenarnya minta tolong diantar oleh Bapak ke kantor desa atau oleh rekan kerja lainnya tetapi rasanya berat sekali jika harus merepotkan Bapak terus menerus. Saatnya aku harus mandiri. Waktu kulontarkan niatku untuk membeli motor tersebut, maka Bapak menemaniku ke salah satu sorum Astra Honda Motor di Siborong-borong. Bapak memilihkan motor Honda Beat warna biru dan putih. Dengan alasan motor itu cocok untuk perempuan berbadan mungil sepertiku. Butuh waktu dua minggu lamanya aku belajar dan membuang semua rasa takut agar bisa mengendarai motor Honda Beat tersebut. Cukup lama memang tetapi karena semangat semua orang orang rumah dan keinginan untuk mandiri akhirnya aku bisa mengendarai sepeda motor.

 

IMG_20171113_162052
Aku dan motor ku di salah satu desa dampingan

 

Pekerjaan ku sebagai pendamping desa sangat terbantu dengan motor Honda ku. Sudah hampir satu tahun berlalu, sudah banyak juga cerita dan kenangan bersama motor kesayangan, baik suka dan duka. Setidaknya pekerjaanku mendampingi, memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat desa dari berbagai masalah sosial dan latar belakang semakin terbantu.

IMG_20171231_104357
Motor kesayangan

DSC_0335
Satu Tahun lalu, waktu masih belajar mengendarai sepeda motor

Aku tidak pernah menyangka bahwa motor ini sudah membawaku berjalan ribuan kilometer mengelilingi desa dampinganku dan mempermudah pekerjaanku, yang kutahu sejak dulu aku selalu bergantung sama bapak. Betapa baiknya bapak mengantarku kesana kemari ketika aku belum bisa naik motor,
Ketika dalam satu perjalanan pulang dari desa dampinganku, aku teringat kenangan masa kecil yang sampai hari ini masih lekat di ingatanku. Sepertinya astra sudah menjadi sahabat kami sejak masih kecil dahulu. Hampir setiap hari Sabtu, setelah aku dan kedua adikku pulang dari sekolah Bapak akan membawa kami berkeliling desa sampai berkeliling Danau Toba dengan motornya Honda Astrea 800 yang warna merah. Setiap hari Sabtu Bapak memang libur karena beliau bekerja sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil di Kantor kecamatan di daerah kami. Aku dan kedua adik laki-laki ku akan diboncengnya, sembari Bapak akan mengajak kami bercerita tentang keindahan alam danau Toba, legenda si Raja Batak dan berbagai cerita menarik lainnya tentang filosofi hidup dan hal lainnya. Motor Honda itu akan membawa kami melaju menyusuri jalan, menuruni bukit dan terkadang jalan berbatu. Aku bersyukur Bapak punya motor itu. Motor itu dibeli oleh Bapak dari bekas pakai seorang temannya. Bukan hanya untuk berkeliling kampung saja kami tetapi Bapak mengantarkan kami ke sekolah dengan motor itu. Seiring berjalannya waktu dan kondisi motor Honda yang semakin tidak fit, Bapak akhirnya memutuskan untuk menjual motor tersebut dengan harga hanya 2,5 juta rupiah kepada seorang kerabat jauh kami pada tahun 2005. Aku masih ingat betul dengan berat hati Bapak harus melepas motor kesayangannya itu. Dengan bermodalkan tabungan dan tambahan penjualan dari motornya, Bapak akhirnya membeli kijang Toyota bekas pakai dari seorang kerabat. Mobil itulah yang sudah sangat setia menemani perjalanan kami dari kurang lebih sejak 12 tahun yang lalu. Dari aku duduk di kelas 2 SMP hingga hari ini. Banyak suka dan duka yang sudah dilewati bersama si Kijang Toyota. Bahkan hingga mengantarkan ku ke lokasi tugas sebelum aku punya motor baru. Yang tidak kalah menarik, Bapak tidak melupakan kegiatan kami berkeliling setiap hari Sabtu yang kini digantikan dengan mobilnya. Pengalaman itu menjadi suatu pengalaman yang sangat berkesan bagiku meskipun sederhana bagiku itu sangat berharga.
Mungkin pengalaman berkeliling dengan motor Astrea dan mobil Toyota Bapak lah salah satu yang membuka mata ku untuk melihat Indonesia lebih jauh. Perjalananku yang sederhana tersebut menginginspirasiku bermimpi untuk melakukan perjalanan-perjalanan hebat dalam hidupku. Aku percaya petualangan yang besar diawali dengan langkah yang sederhana. Dulu waktu kami mengitari Danau Toba, bapak selalu bilang bahwa di balik bukit-bukit yang tinggi itu ada dan masih banyak alam yang tak kalah indahnya dari Danau toba. Itulah Indonesia.
Dalam hati kecil aku bersyukur astra memiliki produk yang bisa diandalkan oleh konsumen termasuk kami sekeluarga. Astra sudah menemani perjalanan hidup kami selama lebih dari dua puluh tahun. Dua puluh tahun berlalu dari waktu dimana kami berkeliling dengan motor kesayangan Bapak, dua puluh tahun itu juga astra telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam layanan produk mereka. Sekarang motor dan mobil bapak tidak lagi diproduksi oleh Group astra Internasional. Perkembangan produk dan munculnya berbagi model baru produk astra di dunia otomotif semakin memuaskan konsumennya. Salah satunya menurutku Honda beat yang mudah dan cocok dikendarai oleh wanita. Secara pribadi, saya menilai bahwa perubahan dan berbagai inovasi yang dilakukan oleh astra adalah salah satu wujud dari filosofi Catur Dharma yang dianut oleh astra yaitu memberikan kepuasan kepada pelanggannya.
Perjalananku sudah tiba, aku melihat mobil kijang Bapak sudah parkir di depan rumah. Mobilnya sudah mulai menua. Ah seandainya aku punya rejeki lebih aku akan belikan mobil baru untuk Bapak.
Terimakasih Astra sudah menjadi sahabat kami lebih dari dua decade terakhir, Selamat Ulang tahun ke 60 – tetaplah berinovasi, tetaplah jadi sahabat kami dan tetaplah menginspirasi”

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s