Kopi Kapal Api – Kopi Pilihan Saya

IMG_20171223_101827

Sebagai seorang yang lahir di dataran tinggi, kebiasaan minum kopi menjadi hal yang lumrah bagi saya. Didukung karena dinginnya cuaca dan apalagi daerah kami yaitu Lintongnihuta adalah salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia, jadilah saya jadi doyan sekali dengan seduhan kopi.

Dulu waktu Oppung ( Oppung adalah sebutan untuk nenek/kakek bagi orang Batak-Toba)masih hidup, beliau memberi pengaruh yang besar bagaimana saya bisa menjadi pecinta kopi.

Waktu masih kecil saya mengenal dua jenis seduhan kopi yang biasa disajikan oppung. Kopi yang disanggarai dan diolah sendiri bijinya oleh Oppung menjadi bubuk kopi, dan kalau oppung sudah habis persediaan bubuk kopi dan belum ada waktu mengolah biji kopi, maka pilihannya jatuh ke daun kopi yang masih muda. Daun kopi akan dibakar kemudian diseduh ke air mendidih dan ditambahkan gula pasir secukupnya. Tidak kalah nikmat dengan kopi yang biasanya. Kopi-kopi yang diolah oppung itu diambil dari ladang atau hasil pertanian opung. Jenis kopi yang sering diseduh oleh Opung adalah jenis kopi Robusta. Jenis kopi yang sudah sangat langka ditemukan didaerah kami saat ini.

Setiap hari, kopi akan menjadi pelengkap dalam setiap aktivitas yang kami lakukan. Pagi, siang ataupun sore menjadi hidangan sempurna dalam setiap kegiatan. Kebiasaan itu mungkin telah menular dari kebiasaan oppung yang sebelum pergi ke ladang akan menyeduh kopi, di ladang pun juga menyeduh kopi dengan air hangat. Di sela-sela aktivitasnya oppung akan meminum kopi. Kebiasaan minum kopi juga  menjadi kebiasaan yang mendarah di kampung kami. Kalau ada tamu yang berkunjung ke rumah atau kita yang berkunjung teman, maka yang akan dihidangkan adalah kopi. Bahkan begitu banyak kedai kopi di kampung kami yang hanya menyediakan kopi hitam saja. Kopi jadi teman kala bercerita.

Seiring berjalannya waktu, ketika saya melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas di kota Pematangsiantar, sangat sulit untuk menemukan kopi yang sesuai dengan cita rasa kopi yang biasa saya nikmati di kampung, yang rasanya benar-benar original. Kalau persediaan kopi yang saya bawa dari kampung sudah habis, maka yang saya lakukan adalah memilih kopi sachetan.  Pilihan saya jatuh kepada Kopi Kapal api yang bungkusnya merah. Takaran gula dan kopinya sangat pas. Rasanya Indonesia sekali. Menikmati kopi kapal api sambil belajar di malam  hari sering mengingatkan saya pada oppung dan kopi buatannya. Kamu dapat cek berbagai jenis varian kopi kapal api dan artikel menarik tentang kopi disini https://waktunyakapalapi.com/3-varian-kopi-kapal-api-terbaru-di-tahun-2017/ 

Sambil bercengkrama dengan teman sekostan juga kami sering menyeduh kopi kapal api, akan ada banyak cerita yang mengalir dalam pembicaraan kami. Pokoknya #Kapalapipunyacerita kalau kami lagi kumpul dan sudah siap ngerjaain peer sekolah.

Awalnya ketika pertama teman-teman tahu saya penikmat kopi, mereka heran dan beberapa dari mereka sempat bilang “kopi itu merusak kesehatan”. Saya sih tidak percaya kopi merusak kesehatan. Buktinya oppung dan keluarga besar pecinta kopi dan sampai hari ini sepertinya aman-aman saja. Kamu bisa cek disini untuk referensi sehingga kamu tidak perlu takut minum kopi https://waktunyakapalapi.com/8-fakta-unik-tentang-kopi-yang-wajib-kamu-ketahui/

Tapi lama-kelamaan, entah mengapa beberapa teman sekost jadi ikutan doyan minum kopi seperti saya loh. hahaha. Itu sebabnya kalau dapat jatah pulang kampung ada yang pada nitip dibawain kopi. Bahkan sampai sekarang masih ada beberapa dari mereka yang sering mengirimkan pesan ke saya untuk dikirimi bubuk kopi.

Kebiasaan minum kopi pun terbawa sampai aku kuliah dan bekerja. Waktu kuliah di Medan, saya mulai banyak melihat kalau seduhan kopi itu sudah macam-macam, harganya mulai dari yang murah sampai sangat mahal bahkan brand luar negeri yang sangat mahal juga terkadang jadi sangat melekat di hati anak muda. Tapi aku masih sangat menikmati kopi kapal api yang rasanya original. Bagiku secara pribadi, kopi kapal api itu jelas lebih enak dibandingkan yang lainnya. Sambil kerja atau ngupdate blog juga “kapal api Coffe Candy juga selalu setia menemani saya. Lagipula kalau bukan kita yang jadi konsumen setia produk indonesia, siapa lagi? ayo minum #kopikapalapi sebagai salah satu wujud cinta kita kepada produk Indonesia 🙂 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s