Danau Toba makanan tradisional naniura traveler

Naniura – Sashiminya orang Batak

440px-Dengke_Mas_Na_Niura
Sumber Google ; Ikan Mas Naniura

Berkunjung ke Danau Toba, gak melulu hanya ingin memandangi alamnya yang indah. Harus diakui memang pantai-pantai dan panatapan (pemandangan) di sekitaran Danau Toba itu indah, dimulai dari Ajibata Parapat, Tarabunga Balige, Simarunjung dan Tanjung Unta di Simalungun, Sipincur Lintongnihuta dan lain sebagainya. Tapi cobalah sekali mencicipi kulinernya yang unik seperti arsik, natinombur ataupun naniura. Jika Negara jepang punya makanan khas yang disebut sashimi ( makanan laut yang dimakan dalam keadaan mentah dan segar yang ditambahkan dengan kecap asin, parutan jahe dan wasabi ; Wikipedia), suku Batak Toba punya Naniura.

Naniura adalah ikan yang tidak dimasak disebut juga sebagai “dengke mas naniura” – salah satu makanan tradisional khas batak toba . Disebut sebagai Dengke mas naniura karena biasanya ikan yang digunakan adalah ikan mas. Cara membuatnya gampang-gampang susah, sih. Ikan mas akan dibuat berbentuk seperti fillet dan akan direndam di air yang diberi garam dan perasan jeruk purut. Bumbunya adalah bunga kecombrang yang direbus dan diulek, kunyit yang diparut dan dicampur dengan air mendidih, ditambahkan dengan irisan jahe, bawang merah, lengkuas, bawang putih, cabai rawit. Kemudian kemiri, kacang tanah dan serei disangrai sampai wangi. Tak lupa juga ditambahkan andaliman. Andaliman adalah lada khas batak yang menjadi bumbu wajib dalam setiap masakan orang batak. Rasanya ketar ketir dan sedikit pedas. Andaliman menjadi kerinduan anak-anak rantau jika pergi jauh dari Toba. Setelah semua bumbu dicampur dengan ikan mas, maka ditambakan perasan jeruk. Air jeruk inilah yang berfungsi untuk memasak, mematangkan, menghilangkan lendir dan bau dari ikan. Prosesnya lumanyan lama. Kita harus menunggu 24 jam agar bisa mengkonsumsi ikan naniura.

            Dahulu, naniura hanya dimakan oleh Raja-raja Batak tetapi semakin majunya zaman semua kalangan sudah bisa menikmatinya, bahkan banyak yang bilang naniura sudah turun kasta. Naniura dihidangkan diacara adat batak seperti pernikahan, ulangtahun, dll.

            Hampir di semua kawasan danau toba kita bisa menikmati makanan  ini terutama di daerah kawasan wisata, tak ada salahnya memasukkan makanan ini dalam daftar list jika datang ke Toba 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s